Biarkan dia pergi dari hidupku.
Nafasku bukan dia yang memiliki.
Aku masih sanggup berjalan walau hanya dengan kayu tua yang rapuh.
Akan ku biasakan diri sendiri memandangi langit.
Aku menyerah akan sikapmu.
Tiada kebahagianpun ku dapat dari suaramu.
Yang ada hanya penderitaan bathin yang terus meronta.
Berteriak dari belenggu sikap egoismu.
Mungkin dalam perjalanan rentaku.
Akan ada seseorang yang menuntutku menuju cahaya cinta yang hakiki.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silahkan beri komentar kalian disini.
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.