Berat terasa ku angkat sabarku.
Jenuh ku pandangi hatiku yang layu.
Duduk sepi diantara bebatuan hitam.
seteguk air melepaskan dahagaku.
terlanjur terjerat hidupku oleh panah.
Yang setiap saat menusuk kesedihanku.
tak bisa aku menyingkir dari gelapnya bola matamu.
tapi aku bisa menyingkir dari penderitaan hidupku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silahkan beri komentar kalian disini.
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.