Selasa, 15 September 2009

Meronta merintih dalam peluk gelapmu.
Tersambar petir disiang bolong.

Terdengar sayup-sayup suara merdu.
Dengan seorang anak kecil yang tidur dipangkuannya.

Titik peluh jatuh bagaikan permadani.
Cintanya membuat Ia sabar.

Terlihat senyum dari wajah keibuannya.
Seribu kata terucap takkan pernah terdengar di antara nyanyian embun.

Kasih sayangnya takkan hilang sepanjang masa.
Harapnya ingin anak yang dipangkuanya.
Menjadi orang yang bermanfaat

Tidak ada komentar: