Lelah ku ikuti bayangan hitammu.
Tak juga kau tengok aku dibelakangmu.
Harapanku seakan memberikan kesabaran kepadaku.
Setetes air mata jatuh dari dalam hatiku.
Terasa terluka saat diriku tahu.
Dirimu hanya menganggapku sama dengan orang-orang yang kau kenal.
Engkau seakan memberi isyarat.
Kalau dirimu mencintainya bukan diriku.
Setelah aku sadar akan posisiku.
Aku mencoba lari dari dari kehidupannya.
Tapi persahabatan memegang kakiku.
Selasa, 15 September 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar